8 Cara Aman Memakai Kosmetik Untuk Ibu Hamil

326 views

kosmetik untuk bumil

Kehamilan bukanlah halangan bagi ibu untuk tetap tampil cantik dengan kosmetik. Hanya saja pastikan kosmetiknya aman.

Berikut ragam kosmetik dan sejauhmana keamanannya untuk digunakan oleh ibu hamil.

1. Lipstik

Lipstik berfungsi mencerahkan bibir agar tidak pucat. Agar lebih mudah, pilihlah lipstik jenis liquid lipstick yang punya banyak varian warna dan tentunya lebih tahan lama, sehingga tidak harus menebali lipstik dalam waktu yang cukup lama. Selain itu lipstik cair ini tidak akan menempel pada gelas saat meminum air.

2. Parfum

Selama tidak menimbulkan alergi pada kulit dan merasa aromanya menyegarkan, boleh-boleh saja parfum. Jika bumil tiba-tiba sensitif dengan wangi parfum yang biasa digunakan sebelumnya, maka hindari pemakaian secara berlebihan.

3. Krim pencerah wajah

Mungkin sebelum hamil, ibu rutin menggunakan krim Pencerah wajah. Namun saat hamil penggunaannya sebaiknya dihentikan sementara waktu. Beberapa produk pemutih berbahan merkuri dapat membahayakan janin. Bila masih ragu, konsultasikan dengan dokter.

4. Cat rambut

Ada beberapa produk pewarna rambut berbahan alami yang bisa digunakan oleh bumil. Namun konsultasikan hal ini pada dokter terlebih dahulu dan lakukan pengecatan setelah trimester kedua. Perhatikan juga aturan pakainya.

5. Obat jerawat

Faktor hormon sering memicu jerawat pada bumil. Penggunaan obat jerawat yang banyak dijual di pasaran sebaiknya dihindari, setidaknya hingga usia kandungan empat bulan. Untuk mengurangi produksi minyak dan sumbatan sebum penyebab jerawat, bumil dapat menggunakan pembersih atau sabun khusus wajah secara teratur pagi dan malam.

6. Produk penghilang bulu

Faktor hormonal saat hamil kadang menyebabkan bulu atau rambut tipis tumbuh di sekitar kaki atau tangan, bahkan di area bibir atas seperti kumis. Ada beberapa produk penghilang bulu yang beredar di pasaran, namun umumnya mengandung bahan kimia, yang lebih baik tidak digunakan selagi hamil. Cara konvensional, seperti mencukur bulu, lebih disarankan karena jauh lebih aman.

7. Pemutih gigi

Bahan-bahan kimia pada produk pemutih gigi dapat menembus masuk ke dalam gusi dan saluran darah sehingga akhirnya sampai pada janin. Karena itu, untuk sementara hindari penggunaan pemutih gigi, kalau memang perlu, pasta gigi yang mengandung pemutih akan lebih aman.

8. Treatment rambut

Salah satu cara mengubah penampilan adalah mengeriting atau meluruskan rambut. Ketika hamil treatment ini sebaiknya ditunda mengingat bahan dasar yang digunakan untuk kedua proses ini cukup keras. Jika ingin tampil dengan gaya rambut berbeda, mintalah penata rambut di salon untuk mem-blow lurus atau ikal rambut Anda.


---

Baca Selanjutnya...

Dea Lova
Kalo bercanda jangan kelewatan yaaa, kalo kelewatan muternya jauuuhhh... :)